Unggulkan ABILA dan KOIN, LazisNU Nganjuk Optimis sabet Juara NU Award 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

Wartajatim.com. Nganjuk: Penghargaan bergengsi di lingkungan NU memasuki Grand final yang dilaksanakan diruang salsabila lantai dasar Gedung PWNU Jatim , Minggu (8/7) pagi. Salah satunya perwakilan Nganjuk yang diwakili LazisNU Nganjuk masuk dalam daftar Nominator NU Award 2018.

LazisNU Nganjuk menggandeng LazisNu Kertosono dengan program unggulannya Anak BInaan LazsiNU (ABILA) untuk di nominatorkan di NU Award. Kesuksesan ABILA ini menjadi ciri khas LazisNU Nganjuk mengingat sebanyak ratusan Anak Binaan yang dikelola LazisNU Kertosono masih tetap berlangsung hingga hari ini yang dibimbing dengan intensif dan rutin walaupun tidak di asramakan. Selain itu keunggulan sistem manajemen yang dibangun oleh LazisNu kertosono yang menjadi rujukan bagi lazisNu kabupaten lain.

Selain ABILA, program KOIN (Kotak Infaq)  yang juga mendampingi ABILA sebagai program unggulannya juga telah berlangsung secara baik dan rutin yang tersebar di semua Kecamatan di Nganjuk.

Dalam keterangannya saat berada di Kertosono Sabtu (30/6/2018) , Ketua LazisNU Nganjuk Subhan, mengatakan gerakan KOIN di Nganjuk berdasarkan tim verifikasi dari Surabaya mengakui Nganjuk memiliki kelebihan sistem pengelolaan yang lebih baik dibandingkan kabupaten lainnya yang menghasilkan pertumbuhan yang cukup cepat.

Dilansir kumparan.com ketua panitia NU Award 2018 M Qodery mengatakan, penilaian untuk NU Award kali ini dengan melibatkan sebanyak 100 orang dewan juri eksternal dan internal NU yang terbagi ke dalam 4 kelompok. Dasar dalam penilaian ini, lanjutnya, para juri melihat dari standar minimal seperti administrasi, pelayanan dan kelengkapan organisasi serta proses regenerasi.faiz

Index Berita