Tingkatkan Kompetensi para Dai dan da'iyah di era masa kini, PCNU-LDNU-LTNU Nganjuk gelar Diklat bersama PW NU Jatim

WARTAJATIM.COM: NGANJUK. Perkembangan era digital dan arus informasi yang semakin mudah dan cepat, terlihat juga banyak bermunculan para Da’I dan Da’iyyah baik di media online mapun di media TV. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk melalui Lembaga Dakwah Nu dan Lembaga Takmir Masjid NU menggagas sebuah kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas dan komptensi para da’I dan da’iyah nahdlatul Ulama yang selama ini tetap berpegang teguh menjaga Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja).

Minggu (29/10/2017) bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum kampong Baru Tanjung Anom Nganjuk.Diklat Da’I dan Da’iyah NU dilaksnakankan dengan mngedepankan semngat “mengantarkan Da’I mengabdi pada NKRI”. Bustomi Mustofa, selaku Ketua Panitia membuka Diklat kompetensi da’I dan Da’iyah di Kabupaten Nganjuk. “kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari PCNU sebagai rasa keprihatinan dan dalam rangka membentengi para kader NU yang berperan sebagai Da’I dan Da'iyah dalam menjaga keutuhan NKRI melalui Dakwah yang memberikan pemahaman islam secara baik dan positif, yang Rahmatan lil'alamiin dan tidak kekanan ataupun kekiri”,ujar Mubaligh yang akrab di panggil Gus Tomi.

Ditambahkan, perkembangan era media informasi saat ini, pola dakwah secara konvensional perlu ditingkatkan dengan penggunaan media digital seperti media sosial Facebook, instagram maupun Twiiter agar mampu secara efektif nilai-nilai yang dipegang NU mampu mngiringi zaman. Pengaruh berita Hoax maupun kajian-kajian yang terlihat “islami”namun memuat doktrin-dioktrin yang justru memcah belah masyarakat dan umat. Melihat kondisi seperti in, Nahdlatul Ulama mengambil peran dalam menjaga NKRI seperti halnya spirit dan landasan yang di lahirkan oleh para pendiri NU.

Diklat diikuti 150 Peserta yang berasal dari kader-kader terbaik NU yang tersebar di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Materi yang diberikan diantaranya. Da’wah dan Ekonomi dengan Pembicara Pengusaha Sukses NU H.Imam Mukhayat Syah Presdir TAM Jaya. Dakwah dan Media dengan pembicara Moh. Sururi Arumbani dari TV9 yang juga wakil Ketua LTNU PWNU jatim. Manajemen Masjid dari PWNU Jatim dan di pungkasi dengan materi Retorika Dakwah, bagaimana manjadi dai dan daiyah handal yang di bimbing langsung Kyai Kharismatik dan Pengasuh Pondok MIftahul Ulum Tanjung Anom KH Asfiyak Hamida.

Bustomi Mustofa, berharap Diklat ini tidak berhenti begitu saja , kedepan diklat lanjutan dengan sinergi dan implementasi materi dakwah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat lewat program dakwah di wilayah pedesaan yang belum terjangkau.serta, kader terbaik Dai dan daiyyah Nganjuk akan diikutsertakan dalam kegiatan prestasi  baik ditingkat antar kabupaten maupun nasional dan  pertukaran dai antar daerah/provinsi. agar peran Dai dan da'iyah dalam menjaga NKRI melalu Dakwah yang sejuk sesuai dengan Ahlussunah wal jamaah. Faiz