Ribuan Jamaah Memadati Kota Nganjuk Hadiri Nganjuk Bersholawat

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Tidak seperti biasanya, pemandangan dan suasana sekitar Alun-Alun Nganjuk yang biasanya terlihat aktifitas Car Free Day,  Minggu (10/12/2017)  terlihat lebih dari 10 ribu lautan manusia memadati  area Alun-alun Nganjuk bahkan juga di seputaran kota Nganjuk.

Gema Sholawat berkumandang menyambut pagi dalam rangka Maulid nabi Muhammad SAW yang dihadiri langsung Plt Bupati Nganjuk KH. Abdul Wachid Badrus ,Habibbeserta Para Habaib, Ulama, Umaro’, dan Kyai serta Tokoh Masyarakat Se Kabupaten Nganjuk.

Nganjuk Bersholawat dipenghujung akhir  tahun 2017 ini dirangkai menjadi beberapa acara diantaranya Kegiatan Subuh Berjamaah dan Kultum di Masjid Agung Nganjuk yang diisi oelh KH. Aly Musthofa Said yang juga merupakan Rois Syuriah PCNU Nganjuk, Istighotsah Kubro oleh KH. Qolyubi Dahlan dan Kyai Se Kabupaten Nganjuk,  Maidhoh Hasanah oleh KH Najib Muhammad dan Puncak acara Sholawat bersama Habib Ali Bin Hasan baharun.

Ridwan Hisyam, selaku Panitia menyampaikan NU sebagai garda terdepan dalam mengawal dan mengamankan NKRI akan tetap selalu kopak dan bersatu  menjaganya dari berbagai gangguan yang selama ini muncukl dalam memecah belah umat.ditambahkan Ridwan Hisyam, NU sebagai Organisasi terbesar bisa mmberikan kemanfaatan dan kemashlahatan umat seperti kegiatan kepedulian terhadap Korban banjir dan longsor di Pacitan.

Nganjuk bersholawat kali ini menjadi momen yang spesial karena, untuk pertama kalinya Plt Bupati yang sekaligus Kyai memberikan Sambutan sebagai Plt Kepala daerah Nganjuk. Abdul Wachid Badrus mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Sholawat kali ini. “Sinergi bersama Nahdlatul Ulama hari ini merupakan wadah yang bisa diwujudkan Pemerintah Daerah atas  keinginan warga nahdliyin yang mencintai dan memuliakan Rasulullah bersama ulama dan umaro’ melalui Nganjuk Bersholawat”kata Gus Wachid memulai sambutannya.

Gus wachid berpesan dan menitipkan terkait masa jabatannya yang akan berakhir pada bulan April 2018 ,kepada kepala daerah yang terpilih nantinya untuk tetap menghidupkan kehidupan Bersholawat,membangun dan membina jamaah Sholat Shubuh di masjid serta sinergikan Program pemerintah dengan program-program keagamaan agar terwujud Kabupaten Nganjuk lebih sejahtera.

“Saya mohon kepada yang berdo’a nanti, agar Kabupaten Nganjuk terbebas dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Penyalahgunaan Wewenang dan jabatan serta memikirkan kepentingan perut sendiri, tidak punya perhatian terhadap orang miskin” papar Gus Wachid dengan semangat berapi-api dihadapan Puluhan Ribu Jamaah Sholawat.yang disambut tepuk tangan jamaah.

Dipenghujung Majelis Habib Ali bin Hasan Baharun mengajak semua jamaah yang hadir, khususnya Banser bersama-sama meningkatkan semangat Ahlussunah wal njamaah dan  nasionalisme dengan menyanyikan lagu kebangsaan serta mars Nu Ya Lal Wathon.suasana yang menginjak siang tanpa terasa Iringan alunan  group Junuudul Musthofa menambah semngat dan kemeriahan peringatan Maulid Nganjuk Bersholawat.

Habib Ali bin Hasan Baharun mengharapkan Kegiatan Sholawat kali ini kedepan tidak hanya dilaksnakan sekali namun bis ajuga dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Nganjuk, agar barokah sholawat serta kecintaan masyarakat terhadap junjungan besar nabi Besar Muhammad SAW akan semakin bisa dirasakan masyarakat Nganjuk secara menyeluruh. (faiz)

 

Index Berita