Rayakan Imlek, Pawai Barongsai Bersama Klenteng Poo San Sie dan Komunitas Sosial Gema Anjuk Ladang Berlangsung Meriah

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Perayaan Imlek di Wilayah Kertosono Tahun ini terasa lebih Istimewa dibandingkan Tahun-Tahun sebelumnya. Perayaan yang biasanya identic dengan Pawai Barongsai yang ber atraksi di tempat tertentu, kali ini melaksanakan Pawai mengelilingi kota kertosono.

Minggu (4/3/2018) mengambil start di Klenteng Po San Sie Kertosono, Pawai diberngkatkan dan dihadiri oleh Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nata Wiranta SIK.MH. turut hadir Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sisik,Kepala Desa Kudu serta tokoh tokoh Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Poo San Sie Kertosono dan Komunitas Sosial Gema Anjuk Ladang (GEMA AL)

Sebelum diberngkatan, Kapolres Nganjuk menyampaikan pesan dalam sambutannya , “Perayaan Imlek ini, kita semua dari berbagai lapisan masyarakat harus benar benar bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,jangan sampai kita mudah di pecah belah oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab".
"Peringatan Hari Imlek di TITD Poo San Sie Desa Kudu Kertosono ini merupakan bukti  Cermin persatuan dan kesatuan bangsa,walaupun mayoritas penduduk nya umat muslim,tetapi mereka tetap dengan baik berbaur dengan warga Tiong Hoa untuk memperingati Hari Imlek ,serta berharap kegiatan seperti ini lebih ditingkatkan dan dikembangkan dimasa mendatang " Harap Kapolres yang belum genap 6 Tahun menjabat di wilayah Nganjuk.

Komunitas Sosial Gema Anjuk Ladang yang terlihat dominan “Mengawal” dan berpartisipasi dalam menwujudkan kesuksesan acara ini, mengerahkan 40 anggotanya sebagai wujud kebersamaan,kerukunan dan keberagaman antar umat beragama  dalam bingkai persatuan dan kesatuan Indonesia.

Ketua Gema Anjuk Ladang yang akrab disapa Eko Lockgika, menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud sinergi bersama kami sebagai generasi muda yang tergabung dalam komunitas social Gema AL bersama warga tionghoa merayakan perayaan Imlek dan Cap go meh.

“Kami Berharap kegiatan seperti ini bisa terlaksna setiap tahun dan lebih meriah dengan melibatkan banyak lagi komunitas – komunitas sosial yang ada di wilayah Nganjuk “pungkas Pria yang bernama asli Eko Sayekti, mengakhiri bincang dengan Wartajatim.com

Pawai Barongsai berlangsung cukup meriah  dan sempat membuat kemacetan di jalur Gatot Soebroto dengan banyaknya masyarakat yang menyaksikan pawai. Pawai itu sendiri mengambil Rute Jl, A Yani –Supriadi, Gatot Soebroto, Dr Soetomo Wachid Hasyim dan kembali ke Klenteng Po San Sie sekitar pukul 13.00.ansyo

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita