Gus Ainul Yakin Sambangi Jembatan, Panwaslukab Bayangi dengan Pengawasan

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Merebaknya pemberitaan diberbagai media online tentang kondisi Jembatan Lama Kertosono, menjadikan lokasi jembatan menjadi banyak perhatian berbagai pihak dan masyarakat.

Minggu (4/2/2017) Panwaskab Nganjuk beserta jajarannya melakukan pengawasan terkait kehadiran salah seorang Bacawabup pada Pilkada Nganjuk 2018 Ainul Yakin di jembatan kertosono. Kehadirannya yang sekedar mampir setelah kegiatan Silaturahmi yang dilakukannya di YPI Da’ Watul Khoir Drenges Kertosono. Tidak banyak yang dilakukan ketika berada dilokasi. Sekedar melihat kondisi secara langsung jembatan yang ramai diperbincangkan oleh netizen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panwaskab Nganjuk Abdul Syukur J, saat berada dilokasi mengatakan Pengawasan ini upaya kami mencegah kesan pembiaran atas aktifitas yang dilakukan Paslon yang akan berlaga di Pilkada Nganjuk.

“meski hari minggu,pengawasan tetap kami lakukan mengingat beberapa Paslon sudah melakukakn aktifitasnya dalam beberapa hari ini.”ujar Abdul Syukur  

Ainul Yakin yang berada dilokasi mengatakan diharapkan kedepan ada koordinasi yang lebih baik antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mewujudkan renovasi atau rekontruksi kembali Jembatan yang rusak ini mengingat Vitalnya fungsi jembatan ini bagi masyarakat Nganjuk pada umumnya dan khususnya Kertosono dan sekitarnya.

Ketua LPBI NU Kabupaten Nganjuk H. M SUBHAN, S.E yang juga berada dilokasi berharap perhatian berbagai pihak khususnya Pemimpin Kabupaten Nganjuk yang terpilih nantinya  untuk  tanggap dan mau melihat secara riil dilapangan atas berbagai problem dan permasalahan di  masyarakat. Terutama Jembatan Kertosono ini yang saat ini mengalami kondisi memprihatinkan.

“LPBI NU Nganjuk hadir dilokasi sebagai bentuk kesiagaan kami dalam rangka tanggap bencana mengantisipasi kejadian yang mungkin timbul dari bergesernya pondasi jembatan yang rawan ambruk”pungkas Gus Subhan Ketua LPBI NU Nganjuk yang juga Warga Nglawak Kertosono.

Informasi yang dihimpun Pasca ditutup total jembatan lama kertosono yang terancam ambruk, banyak warga masyarakat yang mengkhawatirkan akses yang selama ini menggunakan Jembatan Lama beralih ke Jembatan baru akan membawa dampak dari tingginya aktifitas anak sekolah yang menggunakan Sepeda ber “Adu Nyali” bersama Kendaraan besar dan ramai di jalur terpadat di wilayah Jawa Timur.ans

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita