Forpimcam dan Penyelenggara Pemilu Kertosono gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019 bersama Calon Legislatif dan Parpol

INDONESIASATU.CO.ID:

Wartajatim.com. Nganjuk: Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Kertosono Jumat (5/10/2018) menggelar Deklarasi Damai Pemilu Tahun 2019. Kegiatan yang di gagas bersama Forpimcam, PPK, Panwascam Kertosono ini dihadiri Berbagai elemen Kepemiluan dan Partai Politik di wilayah Kertosono. Selain itu, hadir pula Bawaslu Kabupaten Nganjuk Abdul Syukur Junaidi, Ketua FKKUB Kertosono, PPK Kertosono , Panwascam Kertosono, PPS, Panwas Desa , Kepala Desa/Kelurahan , tokoh Pondok Pesantren Se Kecamatan Kertosono serta para Calon Legislatif dan perwakilan Partai Politik di Kertosono

Deklarasi yang bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif  yang akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 17 April 2019 nantinya bisa berjalan dengan Aman,Damai, Kondusif dan Tertib.

Kapolsek Kompol Abraham Sissik, mewakili Forpimcam Kertosono berpesan kepada Peyelenggara Pemilu untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara baik dan berintegritas. Serta memastikan Polri dan TNI tetap menjunjung tinggi Netralitas , Netralitas Harga Mati.

Anggota Bawaslu Nganjuk Abdul Syukur Junaidi dalam sambutannya mewakili Penyelenggara bidang pengawasan mengatakan bahwa kesuksesan Pemilu  ada pada 3 Komponen  yaitu Penyelenggara Pemilu , Peserta Pemilu dan Pemilih/Masyarakat.

“Peserta Pemilu kami harapkan untuk memahami dan mematuhi peraturan dan ketentuan dalam kepemiluan,serta menjauhi praktek-praktek money politic, provokasi, Hoax dan Sara  agar kesinambungan hasil Pemilu nantinya bisa terwujud secara demokratis dan berintegritas. Nantinya kita harapkan terwujud Kalah Terhormat, Menang Bermartabat” Pungkas Syukur.

M Soderi, Ketua PPK Kertosono menyampaiakn proses tahapan Pemilu saat ini KPU dan jajarannya sedang berupaya memperbaiki DPSHP melalui program Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) untuk memastikan semua Warga yang telah memilki Hak pilih bisa masuk kedalam DPT Pemilu Tahun 2019.

Deklarasi Pemilu damai diakhiri dengan Ikrar dan Kesepakatan bersama Forpimcam, Penyelenggra Pemilu dan Calon Legislatif serta Partai Politik  yang dipimpin Ketua FKKUB Wachid Djarwono serta dilanjutkan penandatanganan  

Deklarasi berisi kesiapan untuk menjaga kondusifitas wilayah kertosono, saling menghormati dan menghargai sesama peserta pemilu serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum pada saat tahapan pemilu, tidak melakukan kampanye hitam seperti money politik, menghasut, menfitnah, ujaran kebencian, dan mengadu domba. Serta mendukung pelaksanaan Pemilihan Presiden dan wakil presiden dan Pemilihan Legislatif bermartabat, jujur, adil dan damai.ans

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita