Darurat, Arus sungai brantas deras Jembatan Lama Kertosono Nyaris runtuh

INDONESIASATU.CO.ID:

Nganjuk Hampir 4 Tahun ditutup oleh BBPJN wilayah 8 Jawa Timur. Meski ditutup, aktifitas masyarakat yang memanfaatkan jembatan sebagai jalur”aman” yang menghubungkan wilayah Jombang, Kediri, dan Kertosono-Nganjuk. Menurut informasi warga setempat, keretakan terjadi sekitar Sabtu (3/2/2018) pukul 2.45 Wib.  Jembatan Lama Kertosono yang rapuh dan berkarat akhirnya mengalami keretakan di pondasi tengah. Akibat debit air disungai Brantas mengalami kenaikan dan derasnya arus, Jembatan bersejarah yang dibangun pada jaman penjajahan Belanda tersebut terlihat bengkok dan nyaris ambruk.

Kapolsek Kertosono Abraham Sissik yang meninjau lokasi mengatakan demi keselamatan dan keamanan bersama mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan lagi dan melintasi jembatan lama kertosono.

“Melihat kondisi saat ini tidak memungkinkan jembatan ini tetap dilalui,kami akan memasang himbauan dan Police line untuk mengamankan lokasi agarmasyarakt tidak mendekat mengingat sisi barat telah muncul keretakan yng cukup besar” ujar Abraham

Disinggung antisipasi dihari kedepan, kapolsek Kertosono berencana melakukan patroli secara rutin untuk memastikan kondisi terpantau secara aman dan terkendali.

Selain dari pihak keamanan, kesiagaan juga dilakukakn BPBD Nganjuk yang langsung berada dilokasi untuk memantau kondisi jembatan.

Camat Kertosono Suharono yang  dihubungi via ponsel, akan berkordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak dan segera menutup total akses jembatan lama kertososono yang  meski ditutup masih cukup ramai di lintasi masyarakat.

Shohibul (37th) warga kutorejo yang berada dilokasi tadi pagi mengungkapkan merasakan ada getaran dan melihat retak di sisi tengah pondasi jembatan. Warga lain juga berpendapat dengan ditutupnya secara total,masyarakat dan siswa sekolah yang biasanya melintasi jembatan akan mengalihkan ke jembatan baru atau jalur utama Surabaya -Nganjuk dan harus bersaing bersama kendaraan besar dan berat.

Berbagai komentar dan pembahasan oleh Netizen di wilayah kertosono yang mulai viral,mengharapkan adanya perhatian dan solusi dari pemerintah baik itu daerah atau Pusat terhadap jembatan yang menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia, mengingat meski rusak jembatan itu bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang menggunakan transportasi sepeda dan motor karena lebih aman dibandingkan melewati jalur utama jembatan baru yang padat arus lalu lintas .ansy

Berita Terkait

Berita Terbaru

Index Berita